![]() |
| Warga perbaiki jalan longsor di Desa Peot (dok: istimewa) |
Kondisi tersebut mempersulit akses transportasi, distribusi hasil pertanian, hingga perjalanan pelajar menuju sekolah. Ini menghambat aktifitas masyarakat.
Terpantau, Selasa (14/7/2026), tampak warga bersama para sopir berinisiatif gotong-royong mengumpulkan dana untuk membeli karung dan mengisinya dengan tanah sebagai penimbunan darurat.
Anggota DPRD Halmahera Barat Daerah Pemilihan (Dapil) II Sahu–Sahu Timur, Rinto Djalali, mengatakan masyarakat di Desa Dere, Todahe, Peot, Sasur, dan Goro-Goro berharap Bupati Halmahera Barat, James Uang, segera mengambil langkah untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak dan terdampak longsor.
"Kerusakan jalan ini sangat menghambat aktivitas warga, perjalanan anak-anak ke sekolah, pengangkutan hasil bumi, dan membahayakan keselamatan masyarakat," pinta Rinto, Selasa (14/7/2026).
Rinto mengungkapkan, hampir seluruh ruas jalan di lima desa tersebut mengalami kerusakan. Namun, kondisi terparah berada pada ruas jalan Desa Peot menuju Desa Sasur karena selain rusak juga terdampak longsor.
Dia mendesak agar pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan penanganan permanen.
"Kami berharap Bupati melalui instansi teknis PUPR segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki dan menangani kerusakan jalan serta longsor demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir Sahu," tegasnya (red)
