JAILOLO, Lensahalmahera.com — Keluarga korban peristiwa pembunuhan yang terjadi di Desa Bataka, Halmahera Barat, pada (08/03/2026) lalu, seruduk Polres Halmahera Barat untuk meminta kejelasan atas hilangnya nyawa seorang kakek YD (66 tahun).
Sorotan Lensahalmahera.com sekira pukul 15.00 WIT, Selasa (05/05/2026), puluhan keluarga korban telah padati kantor Polres Halmahera Barat.
Keluarga berharap agar APH segera mengusut tuntas kasus tersebut dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, mereka menduga ada keterlibatan beberapa orang dalam kasus pembunuhan tersebut—diduga adanya pembunuhan berencana.
"Torang (kami) minta Polres Halmahera Barat agar lebih transparan dalam menangani kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Bataka. Dan dilakukan rekonstruksi ulang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memperjelas kronologi serta rangkaian peristiwa yang terjadi," harap Iknatius, keluarga korban.
Apabila tuntutan ini tidak mendapat atensi serius, maka kami akan membawa persoalan tersebut ke Polda Maluku Utara untuk meminta penanganan lebih lanjut.
“Kami hanya ingin keadilan untuk keluarga kami. Jangan sampai kasus ini berlarut-larut dan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” cetus Iknatius dengan nada kesal.
Terpisah, Kasad Reskrim Polres Halbar Iptu. Ikra Patamani menyampaikan bahwa kasus ini dalam proses penyidikan. Ikra, menghimbau agar pihak keluarga tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada APH.
"Iya, kasus tersebut dalam proses penyidikan. Masih sementara berjalan," singkat Ikra
Keluarga korban butuh kasus tersebut secepatnya menemukan titik terang, sehingga keadilan dapat ditegakkan. (sandi)
