![]() |
| Sekolah Dasar GMIH Lelilef (dok: LH) |
Pasalnya, belum semua sekolah yang ada di wilayah Halmahera Tengah menerima MBG. Sehingga penantian ini datang dari salah satu Sekolah Dasar GMIH Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara.
"Kami berharap bisa menerima Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah ini. Kami sangat menantikan," harap Ketua PGRI Weda Tengah, Hajar Yunus, S.Pd., M.Pd, Kamis (16/7/2026) pada media ini.
Tetapi menurut Hajar, pegawai dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jangan dibebankan kepada guru disekolah tersebut, sebab guru-guru memfokuskan pada proses pembelajaran para siswa-siswi.
"Kalau untuk membagikan MBG kami disini tidak ada tenaga, karena kami disini fokus pada pembelajaran untuk anak-anak," ujarnya
Selain itu, Hajar mengungkapkan selama dua tahun sekolah tersebut melaksanakan proses pembelajaran dua shift, pagi dan siang hari. Menurutnya, jumlah siswa-siswi hingga ratusan sehingga memerlukan penambahan gedung sekolah.
"Siswa-siswi jumlah 500 ratusan, sudah 2 tahun berjalan ini, untuk pagi kelas I, II, dan III sementara kelas IV, V dan VI itu siang hari. Kalau untuk guru 20 orang sudah cukup, hanya ruang kelas kami saja yang kurang," sebutnya
Dia juga mengatakan bahwa persoalan tersebut telah sampai ke telinga Dinas Pendidikan Halmahera Tengah.
"Iya, dari dinas telah mengetahui. Konsultan juga sudah turun sekitar 2 minggu lalu. Tinggal realisasi saja, jadi kami menunggu informasi dari dinas," timpalnya (red)
