Waduh! Warga di Halmahera Barat Temukan Granat Peninggalan Perang Dunia ke-II dan Berhasil Diamankan

Sebarkan:
    Granat nanas yang ditemukan oleh warga (dok: istimewa)

JAILOLO, Lensahalmahera.com — Warga Desa Taba Campaka, Kecamatan Sahu Timur, Halmahera Barat, dihebohkan dengan penemuan sebuah granat yang diduga masih aktif peninggalan Perang Dunia II, pada Kamis (4/6/2026) kemarin.
‎Granat tersebut ditemukan oleh warga setempat, Sarlin Haer bersama anggota Kodim 1501/Ternate dari Koramil 1501-06/Loloda, Praka Afwan Manaf,

‎Setelah mendapatkan laporan, aparat TNI-POLRI langsung melakukan pengamanan lokasi. Kemudian, Kodim 1501/Ternate menyerahkan barang bukti tersebut kepada Polres Halmahera Barat, dan Tim Gegana Brimob Polda Maluku Utara untuk dilakukan pendisposalan atau pemusnahan.
Sementara itu, penyerahan granat dilakukan, pada Jumat (5/6/2026), hal itu disampaikan oleh ‎Perwira Penghubung Kodim 1501/Ternate, Letkol Inf Ibrahim Malik.
‎"Kami telah penyerahan barang temuan berupa bahan berbahaya dan peledak (handak) yang diduga jenis granat nanas peninggalan Perang Dunia ke-II kepada pihak Polres Halmahera Barat dan Gegana Brimob Polda Maluku Utara," kata Ibrahim.
‎Granat tersebut ditemukan di area perkebunan milik warga Desa Taba Cempaka, yang masuk dalam wilayah tugas Koramil 1501-04/Sahu, Kodim 1501/Ternate, Korem 152/Baabullah, Kodam XV/Pattimura.
‎Menurut Ibrahim, berkat responsif yang dipimpin Dandim 1501/Ternate, Kolonel Inf Jani Setiadi, lokasi penemuan segera diamankan dan dilakukan koordinasi dengan Polres Halmahera Barat guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.
‎"Barang bukti handak tersebut diserahkan kepada pihak Polres Halbar dan Tim Gegana Brimob Polda Maluku Utara untuk ditindaklanjuti melalui proses pemusnahan," pintanya
Kemudian, ‎Ps Panit I Jibom Sat Brimob Polda Maluku Utara, Aipda Arwan, mengatakan proses pendisposalan dilakukan sebanyak dua kali untuk memastikan granat benar-benar aman dan tidak lagi mengandung bahan peledak.
‎"Ini memastikan dan meyakinkan masyarakat bahwa barang tersebut benar-benar aman," timpalnya
‎Pihaknya juga akan melakukan analisis lanjutan terhadap data intelijen bom yang dimiliki Sat Brimob Polda Maluku Utara. Ia memastikan granat yang ditemukan merupakan peninggalan Perang Dunia II.
‎"Untuk tindak lanjut, kami akan menganalisis kembali data Sintelbom yang ada di Sat Brimob guna mendapatkan informasi lebih lanjut terkait temuan tersebut," ucapnya
‎Arwan, mengimbau agar masyarakat tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak maupun sisa perang.
‎"Apabila menemukan benda serupa atau bahan yang mencurigakan agar segera melaporkannya kepada aparat setempat sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun membahayakan keselamatan masyarakat," sambugnya
‎Diakhir Kepala Desa Taba Cempaka, Muslim Samad, berterimakasih sinergi TNI-POLRI yang dinilai sigap dalam menangani temuan granat tersebut. Kades juga berharap, supaya masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan benda yang diduga merupakan sisa perang.
‎"Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Taba Cempaka, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI-POLRI yang telah bergerak cepat mengamankan serta menangani temuan granat ini. Langkah yang dilakukan sangat membantu masyarakat dan memberikan rasa aman bagi warga," tandasnya* (ar)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini