Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Jufri: Juara Berpihak ke Tangan Spanyol

Sebarkan:

Pendukung Timnas Spanyol, Adv. Jufri Bayar, S.H (dok: istimewa)
TERNATE, Lensahalmahera.com — Salah satu pendukung Timnas Spanyol, Jufri Bayar, S.H, memprediksi duel yang akan mempertemukan dua juara bertahan di kelas yang berbeda, juara Eropa Spanyol dan juara dunia Argentina di Final Piala Dunia 2026 kali ini. Kemenangan berada di tangan Timnas Spanyol, dengan score Spanyol 2-1 Argentina.

Duel kedua tim raksasa itu akan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026), sekira pukul 02.00 WIB, ini mengingatkan kembali kenangan pahit Albiceleste saat dibantai La Roja delapan tahun silam. Timnas Argentina pernah kalah telak 1-6 dari Timnas Spanyol dalam laga uji coba internasional yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, pada tahun 2018.

Jufri Bayar, menilai bahwa perjalanan di Pildun 2026, Timnas Spanyol tampil luar biasa. Dari seluruh pertandingan hingga final, hanya kebobolan satu gol, yakni saat menghadapi Belgia di babak perempat final. Setelah itu mereka mampu membabat—belurkan Prancis dengan skor 2-0 di semifinal.

"Prediksi Spanyol 2-1 Argentina. Karena statistik ini menunjukkan bahwa pertahanan Timnas Spanyol merupakan satu-satunya tim yang terbaik di turnamen saat ini. Itu tak bisa dibantah," tutur Jufri Bayar, Jumat (17/7/2026) ke awak media ini

Jufri mengaku sangat menjagokan Lamine Yamal dkk. Dengan alasan, keseimbangan permainan mereka sangat baik, mereka menunjukkan kepada kita semua seni memainkan si kulit bundar. Mereka tidak hanya produktif saat menyerang, tetapi juga disiplin dalam bertahan.

"Jika mampu menjaga organisasi permainan dan memanfaatkan peluang dengan efektif, saya yakin dan percaya trofi Piala Dunia 2026 akan menjadi milik La Roja," katanya

Advokat muda itu mengatakan bahwa final piala dunia saat ini antara Spanyol vs Argentina adalah duel yang pantas dipertemukan. Spanyol dan Argentina sama-sama datang dengan generasi baru, meskipun Argentina masih memiliki Lionel Messi sebagai figur sentral. Ini bukan lagi duel era Xavi, Iniesta, David Villa melawan Messi, Agüero, atau Di María.

"Kini panggung itu diisi oleh talenta-talenta baru yang membawa identitas sepak bola masing-masing menjadi lebih menarik," ujarnya

Namun disisi lain, timnas Argentina tentu tidak bisa dianggap remeh. Mereka datang sebagai juara bertahan dan berhasil melewati lawan-lawan tangguh hingga mencapai final.

"Tapi jangan remehkan timnas Argentina, mental juara mereka menjadi modal yang sangat besar," timpalnya (red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini