Galela, Lensahalmahera.com | Komunitas Galela Kreatif kembali berkolaborasi dengan Tokuwella Creative dalam memproduksi film pendek bergenre komedi berjudul “Data Penduduk”. Film tersebut mengangkat cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya dinamika pendataan penduduk di tingkat desa.
Proses produksi film “Data Penduduk” berlangsung selama kurang lebih dua minggu dan hingga kini masih memasuki tahapan shooting di sejumlah desa di wilayah Galela, Kabupaten Halmahera Utara.
Film ini mengisahkan seorang petugas pendata dari kabupaten bernama Pak Yus yang harus menghadapi situasi tak biasa ketika melakukan pendataan terhadap seorang warga bernama Tete Ba.
Dalam cerita, Tete Ba merupakan warga yang mengalami gangguan pendengaran, belum pernah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta tidak mengetahui secara pasti tanggal kelahirannya.
Tokoh Pak Yus, petugas pendata dari kabupaten, diperankan oleh Yuzriel Lohha, sedangkan karakter Tete Ba diperankan oleh Amat Geras.
Pertemuan kedua tokoh tersebut kemudian memunculkan berbagai kesalahpahaman yang menjadi sumber kelucuan sepanjang cerita. Upaya Pak Yus mendapatkan informasi mengenai identitas dan tanggal kelahiran Tete Ba justru berkembang menjadi persoalan yang tidak sederhana.
Alih-alih memperoleh jawaban dengan mudah, proses pendataan tersebut membawa Pak Yus pada sebuah pencarian yang melibatkan perangkat desa, keluarga, hingga masyarakat di sekitar Tete Ba.
Dengan pendekatan komedi, “Data Penduduk” tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga mencoba menggambarkan realitas sosial yang masih dapat ditemui dalam kehidupan masyarakat, terutama berkaitan dengan administrasi dan pendataan kependudukan.
Director Fahcry Fabanyo dari Tokuwella Creative mengatakan, produksi film tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan karya kreatif yang berangkat dari kehidupan masyarakat lokal.
Film ini sengaja mengambil cerita dan karakter yang dekat dengan keseharian masyarakat agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara ringan melalui pendekatan komedi.
Sementara itu, proses pengambilan gambar dipercayakan kepada Zain Bani Abdurrakhim dari Esensi Foto sebagai cameraman.
Kolaborasi antara Galela Creative dan Tokuwella Creative tersebut menjadi bagian dari geliat kreativitas anak muda di Galela dalam mengembangkan karya perfilman lokal di Maluku Utara.
Melalui “Data Penduduk”, kedua komunitas kreatif tersebut ingin menunjukkan bahwa cerita-cerita sederhana yang lahir dari kehidupan masyarakat kampung dapat dikembangkan menjadi sebuah karya film yang menghibur sekaligus memiliki pesan sosial.
Pengambilan latar, karakter, serta situasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat juga menjadi bagian penting dalam produksi film tersebut. Hal itu diharapkan mampu membuat “Data Penduduk” terasa dekat dengan penonton sekaligus memperkenalkan potensi kreativitas masyarakat daerah.
Film pendek komedi “Data Penduduk” saat ini masih dalam tahap produksi dan dijadwalkan hadir untuk masyarakat setelah seluruh proses pengambilan gambar dan tahapan produksi selesai.
Karya tersebut diharapkan dapat turut memperkaya warna perfilman lokal sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak muda Galela dan Maluku Utara untuk terus mengembangkan kreativitas di bidang film dan produksi audiovisual.
Dukungan terhadap karya-karya kreatif lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong tumbuhnya ekosistem perfilman daerah, sekaligus membuka ruang bagi lebih banyak cerita dari masyarakat Maluku Utara untuk hadir ke layar.*
.jpg)