Kades Woekobe Bantah Terlibat Pemukulan, "Saat Z Dipukul, Saya Tidak di Lokasi"

Sebarkan:
Kepala Desa Woekobe Jeverson Burnama (dok: LH) 
WEDA, Lensahalmahera.com — Kepala Desa Woekobe, Jeverson Burnama (45), membantah terlibat dalam pemukulan terhadap korban MZAF (19) dalam keributan yang terjadi di sebuah rumah indekos, Kamis (27/8/2026)

Menurut JB, dirinya justru sempat menjadi korban pemukulan saat berada di lokasi. Ia mengaku dipukul satu kali hingga terjatuh, kemudian memilih meninggalkan tempat kejadian dan pulang ke rumah.

"Saya kena pukulan satu kali dan langsung jatuh," ujar JB, Jumat (28/8/2026)

Jeverson mengatakan, setelah berada di rumah, dirinya kemudian kembali ke lokasi kos. Saat tiba, ia mengaku mendapati korban sudah dalam kondisi mengalami luka-luka.

Ia menegaskan tidak berada di lokasi ketika korban mengalami pemukulan.

"Saya sudah pulang ke rumah. Setelah saya balik lagi, tiba-tiba saya lihat Z sudah babak belur. Saat dia dipukul, saya tidak ada di lokasi," ungkapnya

Sempat Terjadi Adu Mulut

JB menceritakan, sebelum tiba di rumah kos, dirinya bersama sejumlah orang berada di kawasan Tanjung Uli dan kemudian singgah di Lelilef.

Rombongan tersebut, tiba di rumah kos sekitar pukul 00.00 WIT. Sesampainya di lokasi, sempat terjadi adu mulut yang kemudian berujung pada dirinya dipukul hingga terjatuh.

JB mengaku setelah kejadian tersebut dirinya meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah.

"Saat saya kembali ke tempat kos dan mendapati Z sudah dalam kondisi babak belur," ucapnya

Akui Memiliki Hubungan Asmara dengan V

JB mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan pribadi dengan VWS, hubungan tersebut bukan bukan hubungan keluarga.

Ketika ditanya terkait dengan barang yang diberikan kepada V selama menjalin hubungan, JB belum memberikan penjelasan lebih

"Saya masih perlu mengecek terlebih dahulu informasi tersebut sebelum memberikan keterangan," timpalnya.*
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini