OBA UTARA, Lensahalmahera.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Khairun Ternate, yang bertugas di Desa Gosale, Oba Utara, Maluku Utara, sukses menyelenggarakan Lomba Literasi sebagai salah satu program kerja unggulan dalam mendukung Gerakan Literasi Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung serbaguna Desa Gosale dengan tema yang bertajuk "Berkarya, Berimajinasi, Berprestasi" serta slogan "Satu Hari Berkarya, Seumur Hidup Cinta Membaca."
Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan anak dari jenjang PAUD, TK, dan SD yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian perlombaan. Adapun lomba yang diselenggarakan meliputi lomba mewarnai untuk peserta PAUD, lomba menggambar untuk TK dan kelas I SD, serta lomba membaca nyaring (read aloud) untuk kelas II hingga kelas VI SD.
Koordinator KKN Tematik Literasi Masder Djalali mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini sekaligus mengembangkan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri anak-anak melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. Program ini sejalan dengan pelaksanaan KKN Tematik Literasi Universitas Khairun Ternate yang berfokus pada penguatan budaya baca di tengah masyarakat.
"Selama perlombaan berlangsung, peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pada lomba membaca nyaring, anak-anak membacakan cerita dengan memperhatikan pelafalan, intonasi, kelancaran, serta ekspresi. Pada lomba menggambar dan mewarnai, peserta menuangkan kreativitas dan imajinasi melalui karya-karya yang menarik dan penuh warna," kata Masder, Senin (20/7/2026)
Masyarakat hingga pemerintah desa setempat yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program literasi tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya membangun kebiasaan membaca dan meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Desa Gosale.
Melalui kegiatan Lomba Literasi ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun Ternate berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan minat baca, mengembangkan kreativitas, serta membentuk karakter generasi muda yang cerdas, percaya diri, dan berprestasi. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi di tingkat desa*
