![]() |
| Ilustrasi |
Peristiwa itu terjadi, pada Rabu (22/7/2026) kemarin sekitar pukul 19.20 WIT, di Desa Sayoang, Bacan Timur, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Dari kejadian itu korban mengalami luka bagian dada kanan dari proyektil senjata (bets)
"Saya berangkat dari rumah yang berada di kawasan perbukitan menggunakan sepeda motor menuju tempat ibadah," ungkap Jansen, Kamis (23/7/2026)
Jansen mengaku tiba-tiba merasakan sakit pada bagian dada kanan. Rasa sakit tersebut hingga mengalami keram dan akhirnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari sepeda motor.
"Setelah saya bangun dan melihat baju sudah berlumuran darah. Saya langsung kembali ke rumah, saat membuka baju, saya melihat ada luka di dada kanan," ucapnya
Keluarga langsung melarikan ke RSUD Marabose untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini korban masih menjalani perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Keluarga korban, Yosias Rumapar, mendesak Polres Halmahera Selatan, mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, saat ini kami hidup dalam ketakutan sejak peristiwa itu.
"Kami berharap Polres Halmahera Selatan mengungkap pelaku dan motifnya. Menantu saya menjadi korban saat hendak pergi beribadah. Keluarga kami sekarang sudah tidak merasa aman. Jangan sampai pelaku terus berkeliaran dan ada korban berikutnya," tegasnya (red)
