Patut Diapresiasi! Pemkab Halteng Kucurkan Rp 10 Miliar untuk Infrastruktur Pendidikan di Weda Tengah

Sebarkan:
Kadis Pendidikan Halteng, Muksin Ibrahim, S.Pd.,M.M (dok:LH)
WEDA, Lensahalmahera.com — Patut diapresiasi, demi memastikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dalam jagat pendidikan di Bumi Fagogoru, pemerintah Halmahera Tengah, Maluku Utara, dibawa kepemimpinan Ir. Ikram M. Sangaji, M.Si, melalui Dinas Pendidikan akan mengucurkan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk infrastruktur pendidikan empat gedung sekolah bertingkat yang ada di Weda Tengah.

Dana tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), dan diperuntukkan untuk infrastruktur pendidikan—penambahan ruang kelas. Pasalnya selama dua tahun SD GMIH Lelilef melaksanakan proses pembelajaran dua shift, pagi dan siang hari dengan jumlah ratusan siswa-siswi.

Namun, anggaran tersebut tidak hanya ditujukan di SD GMIH Lelilef, tetapi juga SD Inpres Lelilef, SD Waibulan, dan SD Negeri Lukolamo, Weda Tengah, Halmahera Tengah

"Tahun ini akan di bangun bertingkat, mengantispasi karena sekolah-sekolah tersebut berada di lingkar tambang dan siswa-siswi akan semakin banyak," kata Kadis Pendidikan Muksin Ibrahim, S.Pd.M.M, kepada Lensahalmahera.com, Senin (3/8/2026) di ruang kerjanya

Muksin mengatakan bahwa pemerintah telah menginisiasi tahun ini dan telah dianggarkan masing-masing sekolah untuk penambahan ruangan kelas baru. 

"Anggaran masing-masing Rp 2.5 miliar karena dibangun bertingkat. Karena sesuai dong (mereka) punya lokasi, untuk penambahan RKB kan tidak bisa lagi bangun lebih dari sesuai dong punya lokasi," sebutnya 

Saat ditanya target, Muksin menuturkan jika sesuai dengan progres—kontrak, akan ditargetkan selesai tahun ini

"Kalau tahun ini selesai, Insyaallah tahun depan dapat digunakan ruang kelas tersebut," pungkasnya (red)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini