Sudah Sepekan Warga di Weda Mandi Deng Air Kabur

Sebarkan:
Potret Air Mandi Warga (dok: LH)

WEDA, Lensahalmahera.com — Di balik riuh teriknya matahari di Kota Weda, Halmahera Tengah, Selasa (11/8/2026), ada asa yang berlahan kabur "keruh" bersama wadah-wadah mandi warga. Sudah sepekan ini, air bersih yang menjadi barang mewah paling di buruh oleh warga, kini menjadi keluhan yang mesti menjadi atensi bagi pemerintah daerah.

Bagaimana tidak, sumber air bersih yang diambil oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halmahera Tengah, bersumber dari Talaga Moreala menjadi nadi kehidupan bagi warga Desa Wedana, Kecamatan Weda, kini mendadak terjeda. Efeknya nyata, memukul sendi-sendi kehidupan warga setempat, tampak terlihat dari wadah air mandi warga

"Sekitar satu minggu airnya sudah kotor. Air yang diambil oleh PDAM itu bersumber dari Talaga Moreala dimana talaga itu airnya tidak mengalir," ungkap Juardi Salasa, kepada Lensahalmahera.com, Selasa (11/8/2026)

Juardi menyebutkan, apalagi diperkirakan musim kemarau berkepanjangan, sehingga ini perlu di perhatikan oleh pihak terkait—PDAM Halmahera Tengah.

"Sekarang ini kondisi musim kemarau, sehingga air berdampak juga berwarna keruh seperti pada gambar. Kadang berwarna hijau hingga berbau tidak sedap," sebutnya

Air Bersih dan Kesehatan adalah Hak Dasar Masyarakat

Tak hanya itu, Juardi menunjukkan potret kondisi air yang digunakan masyarakat di Kota Weda saat ini, air bersih menjadi kebutuhan dasar dapat mencerminkan kualitas hidup—kesejahteraan masyarakat.

"Torang (kami) masyarakat membutuhkan air yang bersih, sehat, aman dan layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika kualitas air tidak memenuhi standar, masyarakat bukan hanya menghadapi persoalan kenyamanan, tetapi juga berpotensi menghadapi berbagai risiko kesehatan," timpalnya

Karena itu, Juardi berharap pemerintah daerah dalam hal ini PDAM Halmahera Tengah hadir mengambil langkah nyata untuk memastikan ketersediaan dan kualitas air bersih bagi seluruh masyarakat. Tingkatkan sistem penyediaan air bersih, perbaikan jaringan, pengawasan kualitas air secara berkala, serta penanganan sumber-sumber pencemaran.

"Jangan sampai masyarakat Kota Weda hidup di daerah yang kaya akan sumber daya alam, tetapi untuk mendapatkan air bersih saja masih menjadi persoalan. Pemerintah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan perlu duduk bersama mencari solusi," sahutnya. (red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini